Penyebab dan Solusi Mudah Mengatasi Ibu Hamil Susah BAB

Saat hamil, tak sedikit ibu mengalami masalah sembelit atau susah BAB. Kondisi sembelit mengartikan bahwa fungsi pencernaan sedang dalam gangguan. Banyak yang bertanya-tanya jika sembelit pada ibu hamil berbahayakah? Seiring bertambahnya usia kehamilan, kondisi ini tentu berbahaya karena membuat tidak nyaman. Sebab hal ini juga berpengaruh terhadap fungsi dan kinerja organ tubuh lainnya.

Berikut berbagai penyebab dan solusi ibu hamil susah BAB yang perlu Anda ketahui.

1.  Tekanan pada Rektum

Seiring bertambahnya masa kehamilan dan perut yang membesar, risiko terkena sembelit akan semakin meningkat. Para ibu biasanya akan mengalami masa susah BAB saat hamil 38 minggu, tidak hanya saat di awal saja. Hal ini disebabkan karena semakin besarnya tekanan di rahim yang memicu tekanan hebat pada pembuluh darah. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan pada sistem kerja usus besar dan sistem pencernaan (sembelit).

2. Kurang Konsumsi Serat

Serat begitu penting peranannya dalam menjaga kelancaran sistem pencernaan. Serat sangat dibutuhkan dalam proses penguraian zat makanan agar mudah dikeluarkan atau sekresi. Kandungan serat bisa kita peroleh dari berbagai macam buah. Buah untuk melancarkan bab pada ibu hamil antara lain seperti pepaya dan stroberi yang tinggi vitamin C. Selain itu juga bisa Anda peroleh dari madu, wortel, kismis dan masih banyak lagi.

3. Stress dan Cemas

Berbagai gangguan yang mempengaruhi emosi ibu hamil dapat dengan mudah terjadi. Seperti terlalu memikirkan bagaimana proses persalinan dan perkembangan bayi. Hal ini memicu ibu hamil menjadi malas makan, apalagi saat hamil muda. Keadaan demikian mempengaruhi kesehatan sistem pencernaan karena asupan gizi yang kurang. Rekreasi atau melakukan hal positif yang disenangi dinilai dapat mengatasi sembelit pada ibu hamil muda.ibu hamil sering BAB

4. Tidak Melakukan Olahraga

Bagi para ibu sebaiknya hindari mengejan BAB saat hamil muda. Mungkin tak jarang tanpa sadar dilakukan karena terjadinya sembelit. Hal ini mengakibatkan kontraksi dan berefek kurang baik bagi perkembangan bayi. Lakukanlah kegiatan olahraga ringan ketika hamil untuk merilekskan otot tubuh, terutama bagian pencernaan (seperti jalan pagi dan senam hamil). Sehingga gerak peristaltik usus dapat lancar dan mencegah terjadinya sembelit.

5. Makan Tidak Teratur

Gejala morning sickness (mual dan muntah) yang biasa dialami para ibu saat hamil muda menyebabkan perut menjadi begah. Nafsu makan ibu juga akan semakin berkurang, termasuk asupan gizi bagi tubuh. Mengatasi sembelit pada ibu hamil muda dapat diatasi dengan makan secara teratur serta nutrisi yang seimbang. Seperti contohnya sayur-sayuran, kacang-kacangan, buah dan susu dapat dikonsumsi secara rutin.

6. Porsi Makan berlebih dan Menunda Saat Ingin BAB

Porsi makan berlebih hingga terasa sangat kenyang menyebabkan sistem pencernaan bekerja sangat berat. Sebaiknya konsumsi dalam porsi sedang 3 kali sehari. Selain itu, kebiasaan menunda ketika sudah terasa ingin BAB harus segera Anda tinggalkan. Hal ini menyebabkan otot usus besar semakin melemah sehingga pemrosesan fases menjadi terganggu. Keadaan tersebut mengakibatkan terjadinya sembelit pada ibu hamil.

7. Kurangnya Minum Air Putih

Selain konsumsi buah untuk melancarkan BAB pada ibu hamil, asupan cairan dari air putih juga dapat mengatasi permasalahan tersebut. Karena apabila konsumsi air putih kurang, maka ibu dapat dengan mudah dehidrasi. Dimana usus juga sangat memerlukan air untuk pelunakan sisa-sisa makanan. Apabila pemenuhan cairan tubuh kurang, fases (sisa pencernaan) bisa menjadi keras, sulit dikeluarkan dan menyebabkan sembelit.

 

Penyebab dan Solusi Mudah Mengatasi Ibu Hamil Susah BAB | Hamadouche | 4.5