Penyebab dan Pengobatan Morning Sickness yang Tepat

Morning sickness menjadi salah satu bumbu penyedap yang banyak dirasakan oleh para ibu hamil. Jika Anda sedang hamil dan kehamilan tersebut menginjak trimester pertama, Anda pastinya akan mengalami rasa mual dan muntah akibat dari morning sickness tersebut. Morning sickness sendiri tidak hanya terjadi pada pagi hari saja melainkan dapat juga terjadi sepanjang hari dan membuat Anda merasa lemas dan pusing akibat seringnya merasa mual dan muntah. Meskipun tidak memberikan dampak yang membahayakan untuk Anda dan bayi yang dikandung, rutinitas Anda mungkin dapat terganggu akibat kejadian tersebut. Pada umumnya, morning sickness akan hilang ketika usia kehamilan Anda menginjak usia 3 bulan. Namun begitu, ada pula ibu hamil yang mengalami morning sickness hingga kandungan berusia 5 bulan.

Hal-Hal yang Menjadi Penyebab dan Gejala dari Morning Sickness

Gejala morning sickness dapat dialami oleh 80% wanita hamil. Rasa mual dan muntah secara berkepanjangan menjadi gejala paling umum yang dirasakan oleh wanita hamil. Selain mual dan muntah, rasa lelah menjadi tambahan lain dari gejala morning sickness. Jika Anda mengalami hal tersebut, Anda harus memperhatikan kondisi tubuh dengan baik. Dehidrasi dan kekurangan akan nutrisi menjadi dampak akibat dari rasa mual dan muntah yang berkepanjangan sehingga Anda segan untuk mengkonsumsi makanan dan minuman. Jika Anda mengalami hal tersebut secara berkepanjangan, pemeriksaan ke dokter merupakan keputusan yang tepat. Gejala yang terjadi ketika morning sickness tersebut disebabkan oleh beberapa gejala morning sickness, seperti:

  • Stress
  • Berat badan yang berlebih
  • Memiliki riwayat akan mual akibat dari estrogen yang terdapat di dalam alat kontrasepsi
  • Mengandung bayi kembar
  • Memiliki riwayat akan mabuk perjalanan
  • Kehamilan anak pertama
  • Riwayat mual dan muntah di kehamilan yang lalu

Morning Sickness Ibu HamilPilihan Pengobatan dan Diagnosis Morning Sickness

Diagnosis morning sickness sendiri dapat dilakukan dengan cara yang mudah. Dokter dapat mengetahuinya dari gejala yang dialami oleh Anda sejak kehamilan. Dokter juga akan menjalankan pemeriksaan urin jika terdapat hal-hal yang dicurigainya. Rasa mual yang dirasakan oleh Anda dapat pula menjadi penentu jumlah janin yang Anda kandung. Pemeriksaan urin dapat memberikan informasi seputar kondisi lain di dalam rahim. Selain urin, pemeriksaan darah juga dilakukan untuk mengetahui diagnosis morning sickness secara lengkap. Setelah dokter selesai melakukan diagnosa terhadap morning sickness yang Anda alami, Anda apat melakukan pengobatan atas morning sickness yang Anda rasakan. Berikut ini merupakan beberapa pengobatan morning sickness yang dapat Anda lakukan:

  • Memperbanyak konsumsi air putih

Agar mual dan muntah dapat dimimalisir, Anda sebaiknya mengkonsumsi air putih yang banyak dan meneguknya dengan berkala.

  • Menghindari makanan penyebab mual

Makanan dengan aroma yang tajam menjadi jenis makanan yang perlu dihindari ketika hamil. Makanan yang mengandung lemak yang rendah dan karbohidrat yang tinggi menjadi pilihan makanan yang tepat untuk diasup agar morning sickness tidak terjadi.

  • Mengkonsumsi jahe

Jahe menjadi makanan yang aman dikonsumi ibu hamil. Jahe dinilai sangat ampuh dalam menghadapi morning sickness.

  • Istirahat yang cukup

Rasa mual biasanya mulai terasa ketika Anda bangun tidur. Agar rasa mual tersebut tidak terasa, bangunlah dengan perlahan dan konsumsilah makanan ringan yang menyehatkan.

  • Menggunakan pakaian yang terasa nyaman
  • Mengalihkan pikiran dari hal-hal yang berkaitan dengan mual dan muntah
Penyebab dan Pengobatan Morning Sickness yang Tepat | Hamadouche | 4.5