Hal-Hal yang Berkaitan dengan Kelahiran Prematur

Kelahiran prematur merupakan kejadian dimana bayi dilahirkan pada waktu yang tidak seharusnya. Di dalam kelahiran normal, bayi biasanya akan dilahirkan ketika kandungan telah memasuki usia 40 minggu. Mereka yang mengalami kelahiran prematur biasanya mengalami kelahiran ketika kehamilan berada di usia 37 minggu atau pada usia kehamilan yang lebih awal. Sekedar informasi untuk Anda, minggu terakhir kehamilan merupakan fase penting dimana perkembangan bayi sedang berlangsung. Paru-paru dan otak menjadi bagian tubuh bayi yang mengalami perkembangan pada fase tersebut. Ketika bayi lahir secara premature, bayi tersebut akan mengalami gangguan kesehatan dan membuatnya harus dirawat secara intensif di rumah sakit. Jika diperhatikan dengan seksama, bayi yang lahir secara prematur memiliki penampilan yang sedikit berbeda dengan bayi kelahiran normal. Bayi prematur dilengkapi dengan bulu halus di seluruh bagian tubuhnya dan memiliki sorot mata yang tajam akibat kurangnya kandungan lemak di dalam tubuh.

Mengenal Gejala dan Diagnosis Kelahiran Prematur dengan Baik

advertisement

Bayi yang lahir secara prematur dapat terjadi akibat beberapa sebab. Kurangnya nutrisi yang diasup oleh ibu ketika hamil dan merokok pada saat hamil menjadi salah satu penyebab dari kelahiran prematur pada bayi. Kelahiran prematur sendiri dapat dirasakan dengan jelas oleh ibu hamil. Hal tersebut dapat diketahui dari gejala kelahiran prematur itu sendiri. Dengan pengetahuan akan gejala dari kelahiran prematur tersebut, diagnosis kelahiran prematur dapat diketahui dengan segera. Berikut merupakan penjelasan mengenai gejala dan diagnosa yang berkaitan dengan kelahiran prematur:Kelahiran Prematur

  1. Gejala dari kelahiran prematur
  • Mengalami kontraksi hebat setiap sepuluh menit
  • Keluarnya cairan yang berasal dari vagina
  • Kram pada bagian bawah perut
  • Rasa nyeri pada punggung bawah
  • Terjadinya pendarahan vagina
  • Mengalami keputihan secara terus-menerus
  • Pinggul yang terasa seperti ditekan dengan keras
  • Mual, muntah dan diare
  1. Diagnosis kelahiran prematur

Dalam proses diagnosis kelahiran prematur, dokter akan memberikan pertanyaan seputar gejala yang dirasakan oleh ibu hamil. Dokter juga akan memberikan monitor terhadap ibu dan keadaan rahim pasien. Hal tersebut dilakukan demi mengetahui kondisi bayi dan terjadinya kontraksi pada pasien. USG transvaginal, pemeriksaan rahim, pemeriksaan kondisi vagina atas infeksi dan fetal fibronectin merupakan serangkaian medis yang dilakukan dokter untuk mendiagnosa terjadinya kelahiran prematur.

Langkah pencegahan dan Penanganan Kelahiran Prematur

Agar Anda dapat mencegah terjadinya kelahiran bayi secara prematur, pencegahan sejak dini merupakan keputusan yang tepat. Dengan melakukan pencegahan kelahiran prematur, kelahiran bayi secara prematur dapat dicegah. Jika Anda telah melakukan segala cara untuk mencegah kelahiran prematur dan tetap mengalami kelahiran bayi secara prematur, Anda dapat melakukan penanganan kelahiran prematur dengan lebih baik akibat penjelasannya di bawah ini:

  1. Cara mencegah kelahiran prematur
  • Melakukan diet sebelum program kehamilan
  • Meningkatkan jumlah asupan kalsium
  • Menjauhkan diri dari beragam macam bahan kimia
  1. Penanganan kelahiran prematur

Untuk melakukan penanganan kelahiran prematur, ada dua cara yang dapat dilakukan yakni ketika bayi belum dilahirkan dan ketika bayi telah lahir. Ketika bayi belum lahir, dokter akan memberikan obat untuk meringankan rasa sakit dan menghindari kontraksi dini. Jika bayi telah dilahirkan secara prematur, bayi akan dimasukkan ke dalam incubator sehingga suhu bayi tetap berada dalam keadaan yang normal dan memberikan nutrisi baik bagi bayi prematur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *